Sejenak cobalah renungkan arti persahabatan kita. Bukankah indah jika kita bisa mempertahankannya? Derai gelk tawa yang begitu banyak kita ciptakan, mengapa tak ada lagi terdengar sekarang? mungkinkah ada sesuatu didalam diri ini yang menyakiti kalian sahabat? banyak hal yang bisa kita ukur, kurang cantik-kah? kurang baik-kah? atau mungkin tidak memiliki cukup materi-kah?
Rasakanlah terlebih dahulu pada diri sendiri. jangan permainkan perasaan itu. perasaan adalah satu wujud yang sangat murni, seperti air, ia adalah aliran dari mata air, yang memiliki nilai tak terbatas kala terbit ditengah musim kemarau. bukan-kah kita sama-sama tau? menyakiti adalah hal yang tidak dapat mendorong kita kepada hal yang lebih baik lagi? berhentilah kawan, jangan lagi sakiti diri kalian dengan banyak kemunafikan. disini tidak hanya kalian yang meratap, masih banyak manusia dengan nafas tersengal menitik-beratkan beban ini padaku. dan aku, tak dapat mengatakan "tidak" untuk memikulnya.
Terkadang ingin sekali hati ini berteriak untuk lepaskan segala kepenatan yang kita buat. ingin ku nikmati derai hujan, sebagaimana kita lewati saat kita memulai persahabatan ini.. Bukankah hujan telah memberikan cerita yang berbeda pada kisah kita? Mengapa tak dinikmati saja berkah in? kenapa hars kita lumuri dengan tepung roti yang bernama "kebencian"..?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar