Kini semua telinga terpasang di dinding kamarku yang terasa sangat luas saat ini. Entahlah, manusia macam apa yang sedang aku hadapi sekarang. Menghadirkan sebuah tanda tanya besar di benakku, benarkah dia orang yang mampu memberikan aku tawa saat aku senang? atau dia juga mampu tertawa dibelakangku disaat aku meratapi kehidupan?
Entahlah...
Sahabat mengatakan, dunia itu keras kawan! Sekeras batu karang yang dihempas sang ombak..!! Tapi bukankah batu karang juga akan berubah bentuk setelah sekian lama tergerus ombak? Berusaha untuk memperbaiki sikap mungkin jalan terbaik, tapi apa benar sikap yang kau tunjukkan padaku sebagai sikapmu saat ini adalah sikap cerminan bathinmu? Tidakkah kau menolak untuk menelan kepura-puraanmu padaku?
Sekarang gerakkan kepalamu, guncang sekuat yang kau bisa! Saat kau berusaha menjadikan dirimu sebagai penguasa dalam siklus kehidupan kita yang berputar itu-ke itu saja, ingat, tidak semuanya yang dapat kau makan!
Kau jadikan seseorang yang berarti dalam hidupku sebagai seseorang yang mampu melayani segala keluh-kesahmu setiap waktu! Tidak-kah kau berfikir bahwa dia milikku, yang menjadikan aku seorang wanita yang dewasa dalam bersikap, dia yang menjadikan aku mampu menempatkan sikap. Tapi kau bagaikan serigala berbulu kucing.. Lembut terasa saat membelaimu, tapi takkan ada manusia yang tau, sebenarnya jauh didalam dirimu, kau menumpuk hasrat, mengumpulkan tenaga, hingga akhirnya, setelah kau pikir manusia tak berdaya, kau terkam, kau cabik-cabik, hingga terluka jiwanya !!!
Sadarlah..
Entahlah...
Sahabat mengatakan, dunia itu keras kawan! Sekeras batu karang yang dihempas sang ombak..!! Tapi bukankah batu karang juga akan berubah bentuk setelah sekian lama tergerus ombak? Berusaha untuk memperbaiki sikap mungkin jalan terbaik, tapi apa benar sikap yang kau tunjukkan padaku sebagai sikapmu saat ini adalah sikap cerminan bathinmu? Tidakkah kau menolak untuk menelan kepura-puraanmu padaku?
Sekarang gerakkan kepalamu, guncang sekuat yang kau bisa! Saat kau berusaha menjadikan dirimu sebagai penguasa dalam siklus kehidupan kita yang berputar itu-ke itu saja, ingat, tidak semuanya yang dapat kau makan!
Kau jadikan seseorang yang berarti dalam hidupku sebagai seseorang yang mampu melayani segala keluh-kesahmu setiap waktu! Tidak-kah kau berfikir bahwa dia milikku, yang menjadikan aku seorang wanita yang dewasa dalam bersikap, dia yang menjadikan aku mampu menempatkan sikap. Tapi kau bagaikan serigala berbulu kucing.. Lembut terasa saat membelaimu, tapi takkan ada manusia yang tau, sebenarnya jauh didalam dirimu, kau menumpuk hasrat, mengumpulkan tenaga, hingga akhirnya, setelah kau pikir manusia tak berdaya, kau terkam, kau cabik-cabik, hingga terluka jiwanya !!!
Sadarlah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar